Siapa Suhrawardi?
https://www.belajarsampaimati.com/2026/02/siapa-suhrawardi.html
![]() |
| Ilustrasi/hajij.com |
Suhrawardi atau Shihāb ad-Dīn Yahya ibn Habash Suhrawardī adalah filsuf dan teolog Muslim terkenal yang lahir pada abad ke-12 di Iran. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah pemikiran Islam, terutama dalam bidang filsafat dan mistisisme. Karya-karya dan kontribusinya memiliki pengaruh yang luas dalam pengembangan pemikiran Islam dan kebudayaan Timur.
Suhrawardi lahir di Suhraward, sebuah desa di provinsi Iran barat daya. Ia belajar di berbagai pusat keilmuan terkemuka pada masanya, termasuk di Baghdad, tempat ia mendalami berbagai cabang ilmu pengetahuan seperti matematika, astronomi, logika, dan filsafat. Pengaruh utama dalam pemikirannya adalah filsafat Neoplatonik dan pengaruh dari tradisi mistik Persia. Karya-karyanya sering kali memadukan elemen-elemen dari filsafat, teologi, mistisisme, dan kosmologi.
Salah satu karya utama Suhrawardi adalah "Hikmat al-Ishraq" atau "Filsafat Penyalaan Cahaya". Dalam karya ini, ia memperkenalkan konsep "hikmah isyraqiyyah" yang menekankan pentingnya pengalaman dan pemahaman intuitif dalam mencapai pengetahuan yang lebih tinggi. Ia juga mengembangkan teori tentang "alam al-mithal" atau "alam simbolik", yang merupakan dunia ide dan lambang yang memediasi antara dunia materi dan alam rohani.
Suhrawardi juga dikenal dengan kontribusinya dalam bidang filsafat estetika. Ia memandang seni sebagai sarana untuk mencapai pemahaman spiritual dan pengalaman keindahan yang lebih tinggi. Ia menggambarkan konsep "al-ḥaqīqah al-waḥdatīyah" atau "kebenaran keesaan", yang menyatakan bahwa keindahan yang sejati hanya dapat dicapai melalui pengalaman intuitif dan pemahaman akan keesaan Tuhan.
Selain karya filsafat, Suhrawardi juga menyumbangkan pemikiran dalam bidang kosmologi. Ia mengajukan teori tentang "al-'ālam al-mithālī" atau "alam imajinatif" yang berfungsi sebagai jembatan antara alam materi dan alam rohani. Ia mengemukakan pandangan tentang hubungan antara alam fisik dan spiritual, serta pentingnya pengenalan dunia simbolik dalam mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang realitas.
Pengaruh Suhrawardi dalam pemikiran Islam dan Timur tidak terbatas pada masanya saja. Karya-karyanya dipelajari dan diterjemahkan dalam berbagai bahasa, dan ia menjadi sumber inspirasi bagi banyak filsuf dan mistikus setelahnya. Ia juga mempengaruhi pemikiran sufi dan filsafat Islam di Persia dan wilayah lainnya. Kontribusinya terhadap pemikiran Islam tentang kebenaran, keindahan, dan hubungan antara alam fisik dan spiritual terus menjadi topik penting dalam diskusi ilmiah dan spiritual hingga saat ini.
Hmm... ada yang mau menambahkan?
