Bagaimana Cara Membedakan Es Batu yang Dibuat dari Air Mentah dan Air Matang?

Bagaimana Cara Membedakan Es Batu yang Dibuat dari Air Mentah dan Air Matang?
Ilustrasi/shutterstock.com
Es batu banyak digunakan untuk berbagai keperluan, dari mengawetkan ikan di kapal sampai untuk mendinginkan minuman. Dalam pembuatan es batu, ada orang/pabrik yang membuatnya dari air mentah, ada pula yang membuatnya dari air matang. Sekilas, tampilan keduanya sama. Bagaimana cara kita membedakannya?

Es batu yang dibuat dari air mentah akan memiliki warna putih, karena masih banyaknya gas yang terperangkap di dalamnya. Umumnya, es yang dibuat dari air mentah adalah es balok, dan biasanya digunakan untuk mengawetkan ikan di kapal. Pada waktu mencari ikan di lautan, para nelayan kadang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan. Jika ikan-ikan hasil tangkapan tersebut tidak diawetkan dengan es batu, maka tentu akan membusuk ketika mereka sampai di darat.

Es jenis itu—yang terbuat dari air mentah—tentu tidak baik dikonsumsi, karena bisa jadi air yang digunakan tidak bersih. Selain itu, dalam air mentah juga terkandung banyak bakteri e-coli.

Sedangkan es batu yang dibuat dari air matang akan memiliki warna yang bening, karena gas di dalam air telah terlepas dalam proses perebusan. Biasanya, es seperti itu disebut es kristal, dan umumnya digunakan para pedagang yang menjual minuman-minuman dingin.

Hmm… ada yang mau menambahkan?

Related

Umum 4364625745445623726

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item