Mengapa Lalat Bot Dianggap Lalat Paling Mengerikan?

Ilustrasi/wiken.id
Lalat bot (Oestridae) dapat ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, dan dianggap lalat paling berbahaya sekaligus paling mengerikan di dunia. 

Mereka memiliki berbagai macam siklus reproduksi yang mengerikan, dan di tiap akhir siklus akan muncul seekor belatung besar dan gemuk yang akan menempelkan diri pada daging hidup masing-masing inangnya. Tidak sekadar menempel, mereka juga memakan daging sang inang hidup-hidup. 

Sebutir telur lalat bot bisa ada di rerumputan, kemudian dimakan oleh kuda, bersamaan dengan telur lalat biasa. Kemudian, telur itu akan menetas dalam mulut kuda, karena panas tubuh kuda. 

Setelah itu, mereka akan masuk ke dalam perut kuda, dan akan memakan perut kuda itu dari dalam, sampai puas dan jadi gemuk. Setelah siap, mereka tinggal ikut sistem pencernaan kuda, dan akan menjadi lalat setelah keluar dari tubuh kuda, lalu siklus awal akan terjadi lagi. 

Untuk yang lahir dari kuda semacam itu disebut Lalat Bot Perut Kuda.

Tetapi, “mangsa” lalat mengerikan itu bukan hanya hewan, namun juga manusia. Pada mulanya, Lalat Bot Manusia akan meletakkan telurnya di tubuh lalat biasa atau nyamuk, yang tentunya akan berusaha mendarat ke tubuh manusia. Begitu mendarat, telur tadi secara tidak sengaja akan jatuh ke tubuh manusia. 

Karena panas tubuh manusia, telur itu akan menetas menjadi larva. Larva lalat itu kemudian masuk ke dalam kulit, dan tumbuh besar di bawah kulit dengan perlahan-lahan sambil memakan daging manusia. Yang lebih mengerikan, lalat berbahaya itu tidak pemilih dan tidak tinggal diam. 

Mereka dapat tumbuh di mana pun, tergantung di mana telurnya terjatuh. Akibatnya, bisa saja lalat itu tumbuh di hidung, di saluran air mata, bahkan di otak. Beberapa kasus mengerikan pernah terjadi menyangkut hal itu, hingga mengakibatkan operasi medis.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Fauna 1608142035258406123

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item