Pola Makan Sehat Terbukti Bikin Panjang Umur

Ilustrasi/jovee.id
Tidak masalah berapa usiamu sekarang atau berapa banyak makanan cepat saji yang pernah kamu makan, para ilmuwan menyatakan bahwa selalu ada waktu yang baik untuk memulai makan lebih sehat. Dan itu bisa berdampak pada umur panjang.

Baru-baru ini, sebuah studi dipublikasikan di New England Journal of Medicine, yang melibatkan sekitar 74.000 orang berusia antara 30 hingga 75 tahun dan diikuti selama lebih dari dua dekade. Selama periode tersebut, peneliti mengamati pola makan dan gaya hidup mereka serta mencatat perubahan yang terjadi.

Para peneliti menggunakan beberapa cara untuk mengevaluasi kualitas diet mereka, termasuk Indeks Makan Sehat Alternatif yang dikembangkan oleh ahli gizi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Indeks itu memberikan skor rendah untuk makanan yang tidak sehat dan skor tinggi untuk makanan sehat. Makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, buncis, serta makanan yang kaya lemak sehat dan asam lemak omega-3, seperti ikan, avokad, dan minyak zaitun, mendapatkan skor tinggi.

Makanan yang kurang baik seperti daging merah olahan, serta makanan tinggi garam dan gula tambahan seperti minuman manis, pizza, keripik kentang, dan makanan cepat saji, mendapatkan skor rendah.

"Orang yang meningkatkan skor makanan 'sehat' mereka sekitar 20 persen selama penelitian, memiliki penurunan kematian sekitar 8 persen selama masa penelitian, dan risiko kematian karena penyakit jantung menurun sekitar 7 hingga 15 persen," ungkap Mercedes Sotos-Pieto, seorang peneliti dari Harvard.

Sebagian besar peserta penelitian berusia di atas 60 tahun. Ini menunjukkan bahwa tidak pernah terlalu terlambat untuk mendapatkan manfaat dari memperbaiki kebiasaan makan.

Hmm... bagaimana menurutmu?

Related

Makanan & Minuman 4014361463303932527

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item