Benarkah Jilbab Dapat Menambah Kecantikan Wanita?

Ilustrasi/mirror.mui.or.id
Sebagian orang percaya bahwa jilbab dapat meningkatkan penampilan wanita, sementara yang lain menganggap jilbab dapat membatasi penampilan fisik. Namun, penting mengingat bahwa penampilan fisik adalah hal yang sangat subjektif dan dapat bervariasi tergantung pada pandangan individu. Karena itu perlu dilihat lebih jauh apakah ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa jilbab dapat mempengaruhi penampilan fisik wanita.

Definisi "cantik" dapat bervariasi tergantung pada budaya dan pandangan individu. Penelitian menunjukkan bahwa pandangan tentang kecantikan sering kali terpengaruh oleh faktor budaya dan sosial, serta oleh faktor biologis seperti simetri wajah dan rasio pinggang-ke-pinggul (waist-to-hip ratio). Karena itu, sulit untuk membuat pernyataan umum tentang apakah jilbab dapat meningkatkan atau menurunkan penampilan fisik wanita.

Namun, beberapa penelitian telah mengeksplorasi bagaimana penggunaan jilbab dapat mempengaruhi persepsi orang terhadap penampilan fisik wanita. Studi pada 2017 yang diterbitkan jurnal PLOS ONE menunjukkan bahwa penggunaan jilbab dapat mempengaruhi persepsi seseorang tentang kepribadian wanita, tetapi tidak mempengaruhi persepsi tentang kecantikan. 

Dalam penelitian itu, partisipan diminta untuk melihat gambar wanita dengan dan tanpa jilbab, dan menilai kepribadian dan kecantikan mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan jilbab tidak mempengaruhi penilaian kecantikan, tetapi penggunaan jilbab mempengaruhi persepsi tentang kepribadian, dengan wanita yang menggunakan jilbab dianggap lebih sopan dan agamis.

Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa penggunaan jilbab dapat mempengaruhi penampilan fisik wanita. Studi pada 2016 yang terbit di jurnal Sociology of Islam menunjukkan bahwa penggunaan jilbab dapat membatasi penampilan fisik wanita, terutama dalam konteks pekerjaan dan pendidikan. 

Dalam penelitian itu, partisipan diminta untuk memberi tanggapan tentang wanita dengan dan tanpa jilbab dalam konteks pekerjaan dan pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan jilbab dianggap lebih rendah dalam penampilan fisik, dan kurang cocok untuk pekerjaan atau pendidikan yang memerlukan penampilan yang baik.

Jadi, sulit untuk membuat kesimpulan yang pasti tentang apakah jilbab dapat meningkatkan atau menurunkan penampilan fisik wanita. Terlepas dari hal itu, penting bagi kita untuk tidak memandang rendah atau mengabaikan seseorang hanya karena mereka memilih untuk menggunakan jilbab atau tidak. Diskriminasi terhadap seseorang berdasarkan pilihan berpakaian tidak hanya tidak adil, tetapi juga tidak sesuai dengan nilai-nilai universal mengenai kesetaraan dan kebebasan individu.

Selain itu, kecantikan sejati tidak hanya terlihat dari penampilan fisik, tetapi juga dari sifat dan perilaku seseorang. Sifat-sifat seperti kesopanan, kebijaksanaan, dan ketulusan dapat membuat seseorang terlihat lebih menarik dan mempesona tanpa harus bergantung pada penampilan fisik semata.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Umum 6382903343899922662

Posting Komentar

  1. Apakah dengan berjilbab, wanita terlihat lebih cantik?

    Jawaban saya "IYA!"
    Sangat Iya..!!!

    Dengan mata telanjang pun kita bisa melihat wanita yang berjilbab terlihat lebih menarik dari wanita yang tak berjilbab.

    ASAAAL...

    Jilbab yang dikenakan wanita tersebut harus panjang, lebar (jilbab syar'i), dan baju yang dikenakan harus gamis panjang. Bukan asal-asalan (jilbab pendek, jilbab dimasukin di baju, bawahannya pake celana panjang)

    Apa Alasannya?
    Sifat kain (busana) panjang lebar sepeti jubah itu membuat pemakainya menjadi anggun. Dalam sejarah mode dunia, kain yang menjuntai panjang dan lebar selalu identik dengan status tinggi dan keanggunan.

    Di era Eropa klasik, gaun-gaun era Victoria atau Renaissance menggunakan rok lebar dan kain berlapis untuk menciptakan kesan megah. Di negeri China, busana trasional para wanitanya (Hanfu) yang memiliki lengan lebar dan jubah panjang juga memberikan kesan anggun pemakainnya. Apatah lagi jilbab yang Allah sendiri memerintahkannya, tentu saja banyak hikmahnya.

    Wanita Tak Cantik Terlihat Cantik Saat Memakai Jilbab
    Sekali lagi saya katakan IYA, ASAL JILBAB YANG DIKENAKAN ADALAH JILBAB PANJANG DAN MENGENAKAN GAMIS PANJANG.

    Saya kasih contoh: Coba lihat wanita gemuk, jika dia mengenakan baju biasa pasti tidak mengenakkan mata 😀 (maaf ya). Tapi coba dia mengenakan jilbab lebar dan gamis panjang, pasti akan terlihat lebih menarik / cantik, karena postur gemuknya tertutupi oleh jilbab lebar panjang tadi. Kegemukan tubuhnya akan disamarkan oleh jilbab panjang seperti jubah tersebut. Dia tidak terlihat gemuk, malah anggun.

    Gamis dan jilbab lebar menciptakan satu garis vertikal yang panjang dan tak terputus. Ini memberikan ilusi optik tubuh yang lebih proporsional. Kekuatan busana syar'i adalah ia tidak memaksa tubuh mengikuti baju, tapi baju yang membungkus tubuh dengan lembut.

    Beda dengan pakaian biasa atau ketat akan membagi-bagi tubuh menjadi beberapa bagian (mempertegas lipatan), yang secara visual sering terlihat penuh.

    Wanita bertubuh gemuk saja terlihat menarik ketika memakai jilbab apalagi wanita langsing walau wajahnya tak cantik.

    Wanita yang memakai gamis dan jilbab panjang secara alami akan menyesuaikan cara geraknya. Ayunan kain saat berjalan menciptakan dinamika yang lebih halus daripada pakaian yang pendek atau ketat. Gerakan kain yang jatuh dengan berat yang pas memberikan kesan tenang dan berkelas.

    Secara historis, semakin banyak kain yang digunakan untuk menutupi tubuh, semakin dianggap mewah dan terhormat posisi wanita tersebut. Jilbab syar'i mengembalikan standar kecantikan pada nilai kemuliaan, di mana kecantikan tidak dipamerkan secara instan, melainkan terpancar melalui wibawa busana yang menutup sempurna.

    BalasHapus

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item