Bagaimana Asal Usul Wisuda untuk Lulusan Perguruan Tinggi?

Ilustrasi/fkip.umsu.ac.id
Tradisi wisuda, sebagai acara formal untuk merayakan kelulusan dari perguruan tinggi, memiliki sejarah panjang dan kaya. Asal usul wisuda dapat ditelusuri kembali hingga zaman kuno, dengan pengaruh budaya dan tradisi yang berbeda di berbagai negara.

Salah satu asal usul wisuda dapat ditemukan di Eropa pada Abad Pertengahan. Pada saat itu, universitas-universitas seperti University of Bologna, University of Paris, dan University of Oxford mulai muncul. Di sana, pengaruh Gereja Katolik sangat kuat, dan tradisi wisuda mulai berkembang sebagai perayaan agamawi.

Pada masa itu, para sarjana yang telah menyelesaikan studi diberi gelar akademik oleh universitas. Proses penyerahan gelar ini dilakukan dalam upacara formal yang diadakan di gereja atau tempat ibadah lainnya. Wisuda menjadi momen penting bagi para sarjana untuk diakui oleh institusi akademik dan masyarakat.

Selama upacara wisuda, mahasiswa mengenakan jubah atau mantel akademik yang melambangkan tingkat pendidikan yang telah mereka capai. Mantel ini memiliki beragam warna dan desain berbeda, dan sering kali dihiasi tali atau hiasan yang menunjukkan jurusan atau fakultas dari lulusan tersebut. Di beberapa universitas, topi mortarboard juga digunakan sebagai bagian dari pakaian wisuda.

Seiring berjalannya waktu, tradisi wisuda telah berkembang dan lebih terstruktur. Acara wisuda umumnya melibatkan sambutan dari pejabat universitas, pidato inspirasional, pembacaan nama-nama lulusan, dan penyerahan ijazah. Keluarga dan teman-teman juga ikut serta dalam merayakan pencapaian para lulusan.

Di Amerika Serikat, tradisi wisuda modern diawali pada abad ke-17 oleh Universitas Harvard. Upacara wisuda awalnya berlangsung di gereja dan kemudian pindah ke Cambridge Yard, tempat wisuda Harvard dilaksanakan hingga saat ini. Wisuda di Amerika Serikat biasanya juga melibatkan pemilihan seorang pembicara terkenal yang memberikan pidato inspirasional kepada para lulusan.

Selain itu, dalam beberapa budaya di dunia, terdapat tradisi khusus yang terkait dengan wisuda. Misalnya di Jepang, wisuda universitas diiringi dengan pakaian tradisional yaitu hakama (celana panjang berlipit) dan kimono bagi para lulusan wanita. Di beberapa negara Asia, seperti Korea Selatan dan Tiongkok, ada praktik tradisional seperti upacara teh atau makan malam khusus setelah wisuda.

Wisuda juga merupakan momen penting dalam kehidupan seseorang, saat pencapaian akademik diakui dan dirayakan. Acara ini memberi kesempatan bagi lulusan untuk merayakan keberhasilan mereka, mengucapkan terima kasih kepada keluarga, guru, dan teman-teman yang telah memberikan dukungan, serta melihat ke masa depan dengan harapan dan semangat baru.

Di era modern, tradisi wisuda telah semakin besar dan berwarna-warni, dengan elemen-elemen seperti prosesi, pakaian khusus, hiburan, dan foto kenangan. Wisuda juga menjadi momen saat alumni bergabung dalam jaringan alumni dan menjalin koneksi yang berharga untuk kehidupan profesional mereka.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Pendidikan 9066183139305606764

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item