Bagaimana Sejarah Bosnia dan Herzegovina?
https://www.belajarsampaimati.com/2026/02/bagaimana-sejarah-bosnia-dan-herzegovina.html
![]() |
| Ilustrasi/nationalgeographic.com |
Bosnia dan Herzegovina adalah negara di Eropa Tenggara yang memiliki sejarah kaya dan kompleks. Sebagai bagian dari Balkan, wilayah ini telah jadi pusat peradaban yang beragam sejak zaman kuno.
Sejarah Bosnia dan Herzegovina dimulai pada zaman prasejarah, dengan bukti keberadaan manusia purba yang berasal dari Paleolitikum dan Neolitikum. Pada abad ke-6 SM, wilayah ini menjadi bagian Kekaisaran Romawi, dan kemudian diikuti periode penjajahan oleh Kekaisaran Bizantium dan Kekaisaran Ottoman.
Pada abad ke-12, Bosnia menjadi negara merdeka dengan memperoleh pengaruh agama Katolik dari Kerajaan Hongaria. Namun, pada abad ke-15, Bosnia ditaklukkan oleh Kesultanan Utsmaniyah dan menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman selama hampir empat abad. Selama masa ini, agama Islam menjadi dominan di wilayah tersebut, meskipun beberapa wilayah tetap mempertahankan keyakinan Katolik dan Ortodoks.
Pada abad ke-19, Bosnia menjadi pusat ketegangan antara Kekaisaran Ottoman dan Austria-Hongaria yang berusaha memperluas pengaruh mereka di wilayah Balkan. Setelah perang Rusia-Turki pada tahun 1877-1878, Kesultanan Utsmaniyah dipaksa menyerahkan sebagian wilayah Bosnia kepada Austria-Hongaria. Bosnia dan Herzegovina menjadi provinsi yang diperintah langsung oleh Austria-Hongaria, tetapi ketegangan etnis dan politik tetap tinggi di wilayah tersebut.
Perang Dunia I memainkan peran penting dalam sejarah Bosnia dan Herzegovina. Pembunuhan Pangeran Austria-Hongaria, Franz Ferdinand, di Sarajevo oleh seorang nasionalis Serbia menjadi katalis untuk pecahnya perang pada 1914. Setelah perang berakhir, Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia bersatu menjadi Kerajaan Yugoslavia, dan Bosnia dan Herzegovina menjadi bagian darinya.
Selama Perang Dunia II, Bosnia dan Herzegovina diduduki pasukan Nazi Jerman dan Italia Fasis. Selama pendudukan, terjadi perang saudara yang kompleks antara berbagai kelompok etnis, termasuk Partisan Yugoslavia pimpinan Josip Broz Tito dan Chetnik Serbia yang pro-monarki. Setelah perang, Bosnia dan Herzegovina menjadi salah satu republik dalam Republik Federal Sosialis Yugoslavia.
Pada 1992, setelah bubarnya Yugoslavia, Bosnia dan Herzegovina memproklamirkan kemerdekaan, yang diikuti oleh Perang Bosnia yang berkecamuk antara 1992 dan 1995. Perang tersebut melibatkan konflik etnis antara Bosnia Muslim, Serbia, dan Kroasia. Pada akhir perang, ditandatangani Persetujuan Dayton pada tahun 1995 yang membagi Bosnia dan Herzegovina menjadi dua entitas otonom, Federasi Bosnia dan Herzegovina yang terdiri dari Bosnia Muslim dan Kroasia, dan Republika Srpska yang didominasi oleh Serbia.
Setelah perang, Bosnia dan Herzegovina menghadapi banyak tantangan dalam membangun kembali negara yang terbagi. Proses rekonsiliasi antar etnis masih berlangsung, dan negara ini terus bekerja menuju integrasi dengan Uni Eropa.
Dalam beberapa dekade terakhir, Bosnia dan Herzegovina telah mengalami pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang signifikan, meskipun tantangan politik dan sosial tetap ada. Negara ini telah berusaha menjaga harmoni antara berbagai kelompok etnis dan mencari stabilitas politik.
Hmm... ada yang mau menambahkan?
