Apa Itu Pertempuran Poitiers 1356?
https://www.belajarsampaimati.com/2026/01/apa-itu-pertempuran-poitiers-1356.html
![]() |
| Ilustrasi/britishbattles.com |
Pertempuran Poitiers, yang terjadi pada 19 September 1356, adalah salah satu pertempuran penting dalam Perang Seratus Tahun antara Inggris dan Prancis. Pertempuran ini merupakan bagian dari fase kedua konflik tersebut, saat Inggris, di bawah kepemimpinan Pangeran Edward, Putra Mahkota, yang dikenal sebagai Edward III, berusaha memperluas pengaruhnya di Prancis.
Pasukan Inggris, yang terdiri dari sekitar 6.000 hingga 7.000 tentara, sebagian besar terdiri dari kesatria dan pemanah, menghadapi pasukan Prancis yang jauh lebih besar, diperkirakan mencapai 12.000 hingga 15.000 tentara, yang dipimpin oleh Raja John II dari Prancis.
Sebelum pertempuran, pasukan Inggris melakukan serangkaian serangan dan penjarahan di wilayah Prancis, yang menyebabkan ketegangan antara kedua pihak. Setelah berhasil menguasai kota Poitiers, Edward III memutuskan untuk bertahan dan menunggu serangan Prancis. Raja John II, yang ingin mengakhiri invasi Inggris, memutuskan untuk menyerang. Meskipun jumlah pasukan Prancis jauh lebih banyak, mereka menghadapi tantangan dalam mengorganisir serangan karena medan yang tidak menguntungkan dan kurangnya koordinasi di antara unit-unit mereka.
Pertempuran dimulai dengan serangan pasukan Prancis yang berusaha mengepung posisi Inggris. Namun, taktik yang digunakan oleh pasukan Inggris, terutama penggunaan pemanah, sangat efektif. Pemanah Inggris, yang dilengkapi busur panjang, mampu menembakkan anak panah dalam jumlah besar dengan akurasi tinggi. Mereka menempatkan diri di posisi yang strategis dan mampu menghalau serangan Prancis yang datang. Serangan awal Prancis mengalami kegagalan, dan pasukan Inggris mampu mempertahankan posisi mereka.
Setelah beberapa jam pertempuran, situasi mulai berpihak kepada Inggris. Pasukan Prancis, yang terjebak dalam kekacauan, mengalami kesulitan untuk berkoordinasi dan mengatur serangan lanjutan. Dalam kondisi ini, pasukan Inggris melancarkan serangan balasan yang menentukan. Mereka berhasil memukul mundur pasukan Prancis dan mengepung Raja John II, yang akhirnya ditangkap bersama banyak bangsawan Prancis lainnya. Kemenangan ini memberi keuntungan strategis yang besar bagi Inggris dan mengubah arah Perang Seratus Tahun.
Kemenangan Inggris di Poitiers tidak hanya mengukuhkan reputasi Pangeran Edward sebagai pemimpin militer yang ulung, tetapi juga menambah tekanan pada kerajaan Prancis. Penangkapan Raja John II memicu krisis politik di Prancis dan mengakibatkan ketidakstabilan yang berkepanjangan. Pertempuran Poitiers menjadi salah satu momen penting dalam sejarah militer Eropa dan menunjukkan dampak dari taktik dan teknologi militer yang berbeda pada masa itu.
Hmm... ada yang mau menambahkan?
