Bagaimana Pasir Isap Terbentuk Hingga Bisa Menarik Apa pun?

 Bagaimana Pasir Isap Terbentuk Hingga Bisa Menarik Apa pun?
Ilustrasi/istimewa
Pasir adalah material yang biasa kita lihat dan temukan, misal di pantai. Saat melangkah di atas pasir pantai, kita merasa aman, karena pasir tidak bereaksi apa pun, selain memunculkan cekungan-cekungan bekas telapak kaki kita.

Berbeda halnya dengan pasir isap. Sebagaimana namanya, pasir isap adalah pasir yang mengisap benda-benda di atasnya, termasuk tubuh manusia. Pasir isap tentu berbahaya, dan karenanya kita pun berusaha menghindari. Pasir isap sebenarnya pasir biasa atau tanah yang berpasir, tapi seperti mampu menarik/mengisap apa pun.

Pada dasarnya, pasir isap adalah pasir biasa, namun gesekan antar partikel-partikelnya berkurang. Ada dua hal yang menyebabkan pasir menjadi pasir isap, yaitu:

Aliran air di bawah tanah

Air di bawah tanah merembes ke atas, masuk ke pasir, sehingga menciptakan semacam kantung air kecil di antara butiran pasir. Pada saat pasir jenuh air, gesekan antar partikelnya akan berkurang. Hasilnya, pasir berubah mirip cairan.

Karena itu, ketika ada benda di atasnya, pasir tidak mampu menahan—mirip air—dan benda itu akan tenggelam. Begitu pula saat kita terperosok ke dalam pasir isap.

Gempa bumi

Saat gempa bumi terjadi, peristiwa besar itu akan mengguncang, mengaduk-aduk, dan memisahkan pasir serta debu, sehingga gesekan antar partikel pasir berkurang. Akibatnya, daerah yang terkena gempa jadi tidak stabil, dan mengakibatkan bangunan atau benda di sekitarnya runtuh atau tenggelam.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Sains 6937859208814826796

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item