Mengapa Kita Mudah Lupa Nama Orang yang Baru Kenal?

Ilustrasi/kompas.com
Banyak yang mengalami fenomena ini. Kita berkenalan dengan seseorang, saling menyebut nama, namun beberapa saat kemudian kita sudah lupa namanya. Dengan berat hati, kadang kita sampai menanyakan kembali siapa nama orang itu, karena pikiran kita benar-benar tak bisa mengingat namanya. 

Dulu, sebagian kalangan menganggap fenomena semacam itu hanya terjadi pada orang tua yang daya ingatnya mulai melemah. Namun nyatanya hal serupa juga terjadi pada orang-orang muda, di banyak tempat. Belakangan, setelah urusan ini masuk penelitian para ilmuwan, fenomena lupa nama orang yang baru kenal itu pun memiliki sebutan, dan para ilmuwan menyebutnya ‘next-in-line effect’.

Menurut penelitian para ilmuwan, fenomena lupa nama orang yang baru kenal dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor utamanya adalah karena otak manusia sulit menerima informasi acak, sehingga mudah terdistraksi. 

Ketika kita berkenalan dengan seseorang yang baru kita temui, hampir dapat dipastikan akan ada banyak informasi lain yang kita terima. Apalagi jika dalam peristiwa itu terdapat beberapa orang lain, sehingga ada banyak informasi baru yang masuk ke pikiran kita. Banyaknya informasi yang kita terima itu menyebabkan kita tidak bisa menyerapnya semua, dan nama orang yang berkenalan dengan kita tadi sering ikut terlupa.

Tanpa kita sadari, pikiran kita selalu aktif dan terus memikirkan banyak hal. Ketika berada bersama beberapa orang lain, dan aktif berkomunikasi, kita pasti akan memikirkan banyak hal—termasuk apa saja yang mungkin akan terjadi—sehingga nama orang yang diucapkan sekilas—saat berkenalan tadi—akan terlewat begitu saja.

Karena hal itu pula, kita pun lebih mungkin mengingat wajah seseorang, atau ciri-cirinya, tapi kesulitan mengingat namanya.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Umum 8515632839388713692

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item