Siapa Hadrianus yang Disebut Kaisar Romawi?

Ilustrasi/historiek.net
Publius Aelius Hadrianus, lebih dikenal dengan nama Hadrianus, adalah kaisar Romawi yang berkuasa dari tahun 117 hingga 138 Masehi. Dia adalah salah satu kaisar yang paling berpengaruh dalam sejarah Romawi, terkenal karena kepemimpinannya yang bijaksana, reformasi, dan kontribusinya terhadap seni dan budaya.

Lahir pada tahun 76 Masehi di Hispania (sekarang Spanyol), Hadrianus tumbuh dalam lingkungan militer dan belajar di bawah bimbingan kaisar Trajanus, yang kemudian diangkatnya sebagai penerusnya. Setelah kematian Trajanus, Hadrianus diangkat sebagai kaisar pada tahun 117 Masehi. Pemerintahan awalnya diwarnai pemberontakan dan ancaman, tetapi dia berhasil menstabilkan keadaan dan mendapatkan dukungan dari pasukan dan aristokrasi.

Salah satu ciri paling menonjol dari kepemimpinan Hadrianus adalah perhatiannya terhadap administrasi dan reformasi. Dia dikenal sebagai kaisar yang cermat dalam mengelola administrasi kekaisaran dan memperbaiki tata kelola pemerintahan. Dia mengurangi korupsi, mengevaluasi pengeluaran publik, dan mengadopsi kebijakan yang menguntungkan stabilitas internal kekaisaran.

Selain itu, Hadrianus juga dikenal karena kebijakannya dalam mengatur batas-batas wilayah Romawi. Dia mengambil pendekatan yang lebih realistis terhadap ekspansi, mengakui beberapa wilayah yang telah dianeksasi oleh pendahulunya mungkin tidak layak dipertahankan. Karena itu, dia mengambil langkah-langkah untuk mengonsolidasikan perbatasan dan mengurangi beban militer di wilayah yang lebih jauh.

Salah satu aspek paling terkenal dalam sejarah Hadrianus adalah pembangunan Tembok Hadrianus di Inggris, yang bertujuan untuk mengamankan perbatasan Romawi dari serangan suku-suku Barbar. Tembok ini juga memiliki tujuan administratif dan fungsional dalam mengatur pergerakan manusia dan barang.

Selain pemerintahan dan kebijakan politiknya, Hadrianus juga memiliki minat besar dalam seni dan budaya. Dia merupakan penyair, dan sangat terpengaruh oleh budaya Yunani. Dia mendukung pembangunan berbagai struktur arsitektural yang menggabungkan unsur-unsur Romawi dan Yunani, seperti kuil-kuil, istana-istana, dan villa-villa.

Namun, pemerintahannya juga melibatkan kontroversi. Beberapa kebijakan dan tindakan Hadrianus, seperti penarikan pasukan dari Mesir dan pendekatan realistik terhadap perluasan, menuai kritik dari kalangan militer dan aristokrasi. Selain itu, ada beberapa pemberontakan dan ketidakpuasan selama masa pemerintahannya.

Hadrianus wafat pada tahun 138 Masehi dan digantikan oleh penerusnya, Antoninus Pius. Warisannya dalam sejarah masih berlanjut, dan dia dianggap salah satu kaisar yang memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan Romawi dan budaya dunia barat. Kepemimpinannya yang bijaksana, reformasi administrasi, kontribusi terhadap seni dan arsitektur, serta pendekatan realistik terhadap perluasan wilayah, menjadikannya salah satu figur paling menarik dan kompleks dalam sejarah Kekaisaran Romawi.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Tokoh 3573788916780936877

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item