Mengapa Lampu Sein Mobil Mengeluarkan Suara ‘Tik-tik’?

Mengapa Lampu Sein Mobil Mengeluarkan Suara ‘Tik-tik’? Belajar Sampai Mati, belajarsampaimati.com, hoeda manis
Ilustrasi/fastnlow.net
Lampu sein sudah menjadi pelengkap wajib yang harus ada di kendaraan, roda dua maupun roda empat. Sepasang terletak di depan, dan sepasang lagi terletak di belakang. Fungsinya, sebagaimana kita tahu, untuk memberi tahu kendaraan lain kalau kita ingin berbelok, sesuai indikator lampu sein yang kita nyalakan.

Yang menarik, lampu sein mobil mengeluarkan bunyi ketika dinyalakan. Bunyi itu kira-kira terdengar seperti “tik-tik-tik”, dan akan terus berbunyi selama lampu sein menyala, hingga pengendara mobil akan terus mendengarnya selama lampu sein masih menyala.

Kenapa lampu sein mobil mengeluarkan bunyi “tik-tik”, padahal lampu-lampu lain tidak mengeluarkan suara yang sama?

Asal usul bunyi pada lampu sein mobil ternyata terkait dengan sejarahnya. Lampu sein pada mobil mulai muncul pada 1930. Perusahaan otomotif pertama yang memasang lampu sein pada mobil produksi mereka adalah Buick, produsen mobil asal Amerika. Buick pula yang pertama kali mewajibkan keberadaan lampu sein sebagai pelengkap kendaraan.

Pada masa itu, lampu sein mengeluarkan bunyi ketika dinyalakan, dan bunyi tersebut berasal dari panas. Ketika pengemudi mobil menyalakan lampu sein, perangkat elektronik pada mobil akan memanaskan per bimetalik, yang membuatnya bersentuhan dengan potongan logam berukuran kecil.

Ketika dua komponen itu saling bersentuhan, arus listrik akan mengalir dan memberikan tenaga untuk menyalakan lampu sein. Kemudian, per bimetalik akan kembali ke kondisi semula, dan prosesnya akan terus berulang hingga menimbulkan bunyi. Dari situlah bunyi “tik-tik” pada lampu sein mobil berawal mula.

Belakangan, seiring teknologi yang makin berkembang, lampu sein untuk mobil bisa dibuat lebih baik, dan perpindahan per tidak lagi menggunakan panas, melainkan sinyal elektronik yang dialirkan ke elektromagnet melalui chip. Karenanya, saat ini, bunyi “tik-tik” yang khas itu sebenarnya bisa dihilangkan, dan lampu sein bisa menyala tanpa mengeluarkan bunyi.

Namun, menurut sebagian besar produsen otomotif, bunyi khas itu masih perlu dipertahankan, agar pemilik kendaraan tidak lupa mematikan lampu sein.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Related

Sains 8851078640155025924

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item