Kapan Transfusi Darah Dilakukan Pertama kali?

Kapan Transfusi Darah Dilakukan Pertama kali?
Ilustrasi/sehatq.com
Untuk pertama kalinya, darah yang telah disimpan dan didinginkan digunakan untuk transfusi darah pada tahun 1916. Transfusi yang berlangsung sukses itu dilakukan oleh The Royal Army Medical Corps (R.A.M.C), yang telah melakukan percobaan sejak tahun 1913. 

Sebelumnya, pada abad 17, William Harvey, seorang dokter asal Inggris, melakukan penelitian tentang sirkulasi darah. Penelitian itu merupakan penelitian pertama yang berhasil menjelaskan dengan detail bagaimana sirkulasi darah yang sebenarnya dipompa ke seluruh tubuh oleh jantung.

Pada mulanya, transfusi darah diujicobakan pada binatang. Uji coba itu sukses, namun gagal total ketika dilakukan pada manusia—sampai kemudian ditemukan golongan darah yang diharapkan menjadi awal sukses transfusi darah antar manusia. 

Namun, meski golongan darah A, B, AB dan O telah ditemukan, tetapi masih sering terjadi masalah—sampai kemudian Karl Landsteiner dan timnya menemukan tipe golongan darah terbaru yang disebut tipe Rhesus. Penemuan itu membuat golongan darah yang sudah ada harus pula dikombinasikan dengan tipe Rhesus, Positif (+) dan Negatif (-). Penemuan terakhir itulah yang kemudian memuluskan proses transfusi darah untuk manusia.

Dengan adanya transfusi darah, proses pengobatan pun menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Pada tahun 2006, sekitar 15 juta unit transfusi produk darah per tahun telah tersedia di Amerika Serikat.

Hmm… ada yang mau menambahkan?

Related

Peristiwa 8550295542195338453

Posting Komentar

emo-but-icon

Recent

Banyak Dibaca

item