Apa Toko Pertama di Dunia?
https://www.belajarsampaimati.com/2026/04/apa-toko-pertama-di-dunia.html
![]() |
| Ilustrasi/jawapos.com |
Pertanyaan tentang toko pertama di dunia menimbulkan pertanyaan lain; bagaimana definisi kita tentang toko? Kalau toko yang dimaksud adalah tempat jual beli permanen—seperti umumnya toko-toko zaman sekarang—sejarah memiliki beberapa contoh, terutama pada era peradaban kuno.
Pada sekitar 3000–2000 SM, ada tempat-tempat yang bisa disebut toko di kota-kota awal Mesopotamia, seperti Uruk dan Ur. Di Kota Uruk atau Kota Ur waktu itu ada tempat-tempat untuk berdagang beberapa barang, termasuk gandum, tekstil, dan peralatan tembaga.
Kios atau tempat-tempat berdagang itu biasanya ada di pasar terbuka atau bazaar, dan para pedagang menempati stan-stan tetap untuk menjual barang-barang dagangan mereka. Kira-kira mirip pasar tradisional di zaman kita. Beberapa catatan dari tablet tanah liat bahkan menunjukkan ada harga tetap untuk barang-barang tertentu, jadi mirip konsep jual beli di toko modern seperti yang kita kenal sekarang.
Kemudian, pada masa sekitar 2000–1500 SM, di Mesir Kuno juga terdapat banyak kios permanen yang menjual barang-barang, termasuk minyak, bir, tekstil, hingga perhiasan. Kios-kios permanen itu banyak berdiri di sekitar kuil dan pelabuhan. Ada bukti arkeologis terkait hal itu, termasuk sisa kios kecil dari zaman lampau sampai dokumen administrasi yang mencatat transaksi.
Di Yunani Kuno, sekitar 600 SM, juga ada toko-toko yang tumbuh di Kota Agora, khususnya di sekitar alun-alun yang waktu itu memang jadi pusat perdagangan. Para pedagang juga menempati posisi tetap di sudut-sudut kota, yang dapat dianggap sebagai versi awal toko permanen.
Ke masa lebih muda, kita bisa melihat toko-toko yang ada di Roma Kuno, sekitar abad ke 2 sampai 1 Masehi. Di Romawi, toko-toko itu biasa disebut dengan istilah tabernae atau taberna, dan para pedagangnya menjual makanan, minuman, tekstil, atau barang kerajinan. Taberna atau toko-toko kuno itu biasanya terletak di tepi jalan utama, dan beberapa di antaranya menyatu dengan rumah pemiliknya—semacam ruko (rumah toko) di zaman sekarang.
Jadi, konsep tempat jualan permanen sudah ada sejak 3000 SM di Mesopotamia, tetapi bentuk yang lebih mirip “toko modern” muncul di Roma Kuno, yang disebut tabernae. Kalau kita bicara dari perspektif lokasi tetap yang menjual barang kepada publik, Mesopotamia bisa dianggap rumah bagi “toko pertama di dunia”.
Mesopotamia memang jadi tempat pertama yang melahirkan kota-kota awal di dunia. Jadi tidak mengherankan kalau di sana pula muncul tempat-tempat jualan pertama di dunia. Mesopotamia bahkan menjadi salah satu hal yang mempengaruhi jalannya sejarah dunia, yang belakangan membentuk cara kita menjalani kehidupan. Kamu bisa membaca selengkapnya soal itu di sini: Mengapa Dunia Seperti Sekarang?
Hmm... ada yang mau menambahkan?

.png)
%20-%20Copy.png)
