Benarkah Makan Kacang dengan Kulitnya Bisa Menekan Tumbuhnya Jerawat?
https://www.belajarsampaimati.com/2026/04/benarkah-makan-kacang-dengan-kulitnya.html
![]() |
| Ilustrasi/tokopedia.com |
Ada kepercayaan umum pada sebagian orang bahwa makan kacang dapat memicu timbulnya jerawat, dan memakan kacang bersama kulitnya akan menekan tumbuhnya jerawat. Jadi, menurut kepercayaan itu, kalau ingin makan kacang tanpa khawatir timbul jerawat, makanlah kacang bersama kulitnya. Benarkah kepercayaan itu?
Jerawat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti produksi minyak berlebih, peradangan, bakteri, hormon, dan genetika. Sejauh ini, tidak ada penelitian yang menemukan bukti kuat bahwa makan kacang secara langsung menyebabkan jerawat. Namun, sebagian orang mungkin lebih sensitif terhadap makanan tinggi lemak atau gula, sehingga kacang yang digoreng atau diberi gula bisa memperburuk jerawat pada individu tertentu.
Selain kulit yang keras, kacang juga memiliki kulit ari yang tipis. Kulit ari kacang mengandung antioksidan, serat, dan flavonoid. Antioksidan dapat membantu mengurangi peradangan. Secara teori, mengonsumsi kacang bersama kulit arinya memberikan lebih banyak nutrisi anti-inflamasi, yang berpotensi membantu mengurangi risiko peradangan kulit. Tapi bukan berarti kulit kacang secara ajaib dapat mencegah jerawat. Pengaruhnya relatif kecil dibanding faktor hormonal, kebersihan kulit, dan pola makan keseluruhan.
Bacaan terkait: Apa Penyebab Jerawat, dan Bagaimana Proses Terbentuknya?
Jadi, ada dua hal yang perlu diluruskan terkait kepercayaan atau mitos itu. Pertama, makan kacang tidak secara langsung memicu jerawat, kecuali jika diproses dengan cara yang tinggi gula atau lemak jenuh. Kedua, memakan kacang bersama kulit arinya memang memberi nutrisi tambahan yang bersifat anti-inflamasi, tetapi tidak secara signifikan menekan pertumbuhan jerawat. Faktor penyebab jerawat terbesar tetap hormon, genetika, stres, kebersihan kulit, dan pola makan secara keseluruhan.
Sekadar saran, kalau memang doyan kacang, sebaiknya pilih kacang yang dipanggang (disangrai) atau direbus, karena lebih baik untuk kesehatan kulit. Sementara kacang yang digoreng mengandung lemak jenuh tinggi yang berpotensi menyumbat pori-pori dan memicu peradangan kulit.
Hmm... ada yang mau menambahkan?

.png)

