Medali Perang dalam Kotak dan Sebuah Tank yang Meledak

Ilustrasi milik BSM
Medali itu ditemukan di antara barang-barang lama, tersimpan begitu saja di dalam sebuah kotak yang sudah berdebu. Tidak ada upacara, tidak ada petugas militer, tidak ada peti perang yang baru dibuka. Hanya sebuah benda kecil yang selama puluhan tahun berpindah tangan dalam keluarga, sementara orang-orang yang seharusnya tahu cerita di baliknya sudah lama meninggal.

Pada 11 November 2021, benda itu akhirnya sampai ke sebuah makam di Queens, New York. Di sana keluarga William P. Kane berkumpul. Kane berusia 21 tahun ketika meninggal di Jerman pada 1945. Keluarganya, selama puluhan tahun, hanya mengetahui satu versi yang pendek dan menyakitkan: William terluka dalam ledakan tank. Mereka tidak tahu bahwa beberapa detik sebelum kematiannya, ia kembali masuk ke tank yang sedang terbakar untuk mencoba menyelamatkan seorang prajurit lain.

Nama Kane tercatat dalam dokumen militer dengan bentuk yang jauh lebih dingin: Private First Class William P. Kane, Army serial number 32978415, Company C, 717th Tank Battalion, 79th Infantry Division. Catatan Silver Star menyebut tanggal aksinya: 25 Maret 1945, di Jerman. Tank terdepan dalam gerakan menuju sasaran terkena tembakan Jerman dan terbakar. Kane dan seorang perwira masuk kembali ke kendaraan tersebut untuk membantu seorang awak yang terluka dan tidak mampu keluar. Sebuah hantaman berikutnya mengenai tank. Kane ikut terluka, tetapi ia dan perwira itu berhasil membawa gunner keluar.

Kalimat resmi itu pendek sekali. Dua atau tiga puluh kata dalam dokumen militer dapat menyimpan beberapa menit yang barangkali terasa sangat panjang bagi orang yang berada di dalam tank. Bau bahan bakar. Logam panas. Asap. Tubuh yang sulit digerakkan. Ledakan kedua. Tangan yang mencoba menarik orang lain sementara kendaraan di sekelilingnya sudah berubah jadi perangkap. Dokumen tidak mengatakan apakah Kane sempat berpikir bahwa ia mungkin tidak keluar. Dokumen memang tidak dibuat untuk mencatat hal semacam itu.

Yang lebih ganjil, kisah tersebut hampir menghilang dari keluarganya sendiri.

Kane adalah seorang pemuda New York yang meninggalkan seorang istri muda. Puluhan tahun kemudian, keluarganya tidak memiliki Silver Star itu. Medali tersebut justru tersimpan di keluarga sang istri. Menurut laporan CBS New York, keluarga di New Jersey menemukan Silver Star tersebut pada 2006 ketika membereskan kotak-kotak lama. Betty Ann Easton mengatakan benda itu ditemukan ketika ia sedang mengambil kotak yang sudah mulai rusak. Ia mengetahui bahwa itu sebuah medali, tetapi maknanya tidak langsung dipahami.

Bagian itu terasa sangat manusiawi justru karena tidak dramatis. Sebuah Silver Star—penghargaan atas keberanian dalam pertempuran—bisa berada di rumah selama bertahun-tahun tanpa siapa pun benar-benar mengetahui cerita yang dikandungnya. Medali perang sering diperlakukan seperti benda keluarga lain: disimpan, dipindahkan, dimasukkan ke kardus ketika rumah dibereskan. Nama di atasnya masih ada, logamnya masih utuh, tetapi hubungan antara benda dan manusia yang dulu menerimanya dapat menguap.

Cerita Kane mulai terbuka melalui benda lain, bahkan lebih aneh: sebuah Purple Heart yang ditemukan di dalam tackle box di sebuah flea market di Midwest. Medali itu ternyata milik Edward Ryan, prajurit yang hendak diselamatkan Kane. Penemuan tersebut kemudian ditangani Purple Hearts Reunited, organisasi yang menelusuri pemilik dan keluarga pemilik medali militer yang tercecer. Penelusuran itu membawa mereka kembali ke insiden tank pada 25 Maret 1945.

Di sini kisah tersebut berubah bentuk. Selama puluhan tahun, William Kane tampak seperti satu nama dalam daftar korban perang. Edward Ryan tampak seperti nama lain. Thomas Carr, letnan yang bersama Kane masuk kembali ke tank, juga bisa saja menjadi sekadar nama dalam arsip. Padahal mereka berada di kendaraan yang sama, pada menit yang sama, menghadapi api dan tembakan yang sama.

Ryan tidak selamat. Kane juga tidak.

Carr selamat. Ia kemudian menerima Silver Star atas tindakannya pada hari tersebut. Ketika kisah itu ditemukan kembali puluhan tahun kemudian, keluarganya ikut terseret ke dalam pencarian. Cucu Carr, Mark Suthard, datang dari Florida ke Queens untuk bertemu keluarga Kane. Keluarga Ryan juga ikut terhubung melalui Purple Heart yang ditemukan di pasar loak. Tiga keluarga yang sebelumnya tidak saling mengenal ternyata memiliki satu potongan sejarah yang sama.

Itulah bagian yang membuat cerita William Kane lebih menarik daripada sekadar kisah “medali ditemukan setelah puluhan tahun”. Perang telah membuat tiga orang itu menjadi satu unit selama beberapa menit, kemudian kematian memisahkan mereka selama 76 tahun. Keluarga mereka menjalani kehidupan masing-masing tanpa mengetahui bahwa seseorang yang tidak pernah mereka temui sebenarnya pernah berdiri sangat dekat dengan leluhur mereka pada hari terakhir hidupnya.

Pada Veterans Day 2021, mereka berkumpul di makam Kane di Queens. Keluarga Kane datang tanpa mengetahui seluruh kejutan yang disiapkan. Silver Star miliknya dikembalikan kepada mereka. Danny Sullivan, keponakan Kane, mengatakan bahwa yang selama ini mereka ketahui hanya bahwa William terluka dalam ledakan tank. Mereka tidak mengetahui bahwa ia masuk kembali untuk menyelamatkan seseorang.

Ada sesuatu yang agak keras dalam kenyataan semacam itu. Penghargaan resmi diberikan pada 1945. Silver Star Kane secara administratif sudah lama menyatakan apa yang ia lakukan. Tentara Amerika sudah tahu. Angkatan Darat sudah menulisnya. Namanya sudah berada dalam catatan militer. Tetapi bagi keluarganya, fakta tersebut baru benar-benar hadir pada 2021.

Enam puluh tujuh tahun sebelumnya, keluarga bahkan belum memegang medali itu. Lima belas tahun sebelum reuni di Queens, Silver Star tersebut sebenarnya sudah ditemukan pada 2006. Namun baru ketika Purple Heart Edward Ryan muncul dari sebuah tackle box di pasar loak, potongan-potongan yang berserakan mulai menyatu.

Medali itu kemudian diberikan kepada keluarga Kane di makamnya. Mark Suthard berdiri bersama keluarga orang yang diselamatkan kakeknya, sementara keluarga Kane menerima benda yang selama puluhan tahun berada di rumah keluarga lain. Ryan punya keluarganya. Carr punya keluarganya. Kane punya keluarganya. Perang yang sama telah masuk ke tiga silsilah keluarga berbeda, lalu hilang dari ingatan mereka dengan cara yang hampir sempurna.

Purple Hearts Reunited menyebut Kane sebagai prajurit yang mengalami luka fatal pada hari pertamanya dalam pertempuran, dan menerima Silver Star karena mengorbankan hidup ketika berusaha menyelamatkan rekannya.

Ada ironi kecil dalam semua itu. Benda yang akhirnya mempertemukan mereka bukan dokumen resmi, bukan arsip negara, bahkan bukan surat keluarga. Satu medali ditemukan di rumah. Satu lagi muncul dari tackle box di flea market. Dari dua benda yang nyaris diperlakukan sebagai barang bekas, orang-orang yang telah mati sejak 1945 kembali memiliki nama, hubungan, dan tempat masing-masing.

William Kane meninggal pada usia 21 tahun. Namanya sekarang terhubung dengan Edward Ryan dan Thomas Carr bukan karena mereka bertiga pernah menjadi sahabat, bukan karena keluarga mereka saling mengenal, bahkan bukan karena mereka sempat memiliki kehidupan panjang bersama. Hubungan itu dibentuk oleh satu tank yang terbakar di Jerman pada 25 Maret 1945.

Pada November 2021, di Queens, Silver Star itu berpindah tangan sekali lagi.

Kali ini tidak dimasukkan ke kardus.


Related

Sejarah 2869358587051532142

Posting Komentar

emo-but-icon

Terbaru

Banyak Dibaca

Ebook BSM

Mengapa Dunia Seperti Sekarang? 100 Peristiwa yang Membentuk Dunia Kita

Pernah bertanya-tanya, mengapa dunia seperti sekarang? Mengapa dunia terbagi-bagi dalam banyak negara? Mengapa ada orang-orang yang sangat k...

item