10 Aksi Perampokan Terbesar yang Tercatat dalam Sejarah

Ilustrasi/harianmassa.id
Dorongan untuk memperoleh kekayaan dengan cara cepat telah membawa sejumlah pelaku kriminal melakukan aksi-aksi yang mencengangkan. Berbekal kecerdikan, persiapan panjang, hingga keberuntungan yang tak terduga, berbagai kelompok perampok mengeksekusi kejahatan yang kemudian dikenang sebagai aksi paling spektakuler sepanjang masa. 

Ada yang berakhir di balik jeruji besi, namun ada pula yang lenyap tanpa jejak bersama hasil rampasannya. Berikut sepuluh perampokan terbesar yang pernah terjadi, berdasarkan laporan dan catatan investigatif internasional.

10. Perampokan Dunbar Armored (1997)

Salah satu pencurian uang tunai terbesar di Amerika Serikat muncul dari pengkhianatan karyawan dalam perusahaan sendiri. Allen Pace, yang bekerja sebagai inspektur keselamatan di Dunbar Armored, memanfaatkan posisinya untuk mempelajari celah keamanan gudang Los Angeles. Ia sengaja menonaktifkan kamera, lalu merekrut lima sahabat masa kecilnya untuk melakukan aksi perampokan terencana.

Saat dua penjaga sedang istirahat, kelompok itu menerobos masuk dan mengosongkan brankas, membawa pergi uang tunai sekitar US$18,9 juta. Rencana Pace nyaris sempurna, namun sebuah kesalahan kecil—seutas tali kas yang masih menempel pada uang curian setelah dipinjamkan kepada seorang kenalan—mengarah pada pengungkapan kasus tersebut. Semua anggota komplotan akhirnya tertangkap.


9. Pencurian Bank United California (1972)

Amil Dinsio, perampok profesional dari Ohio, memimpin sekelompok kriminal untuk melakukan aksi di California setelah mendengar rumor mengenai dana gelap milik Presiden Richard Nixon yang disimpan dalam bank tersebut. Dinsio dan kelompoknya menyewa rumah sebagai markas sementara, mempelajari struktur bank, dan akhirnya meledakkan bagian lemari besi menggunakan dinamit.

Mereka kabur membawa uang tunai dan benda berharga yang totalnya diperkirakan mencapai US$30 juta. Namun, pelarian mereka tidak berlangsung lama. Seorang anggota geng memberikan tip taksi dalam jumlah yang tidak wajar, dan menarik perhatian aparat. Penyelidikan kemudian menemukan sidik jari di mesin pencuci piring rumah sewaan mereka—jejak yang cukup untuk menggiring polisi menuju para pelakunya.

Kasus pencurian terbesar yang terungkap gara-gara penyebab sepele itu bisa disimak selengkapnya di sini: Pencurian Bank United California dan Isu Uang Haram Presiden Amerika.

8. Perampokan Bank Inggris di Timur Tengah (1976)

Selama berkecamuknya perang saudara di Lebanon, sebuah kelompok kriminal memanfaatkan kekacauan situasi untuk melakukan aksi yang sangat berani. Mereka meledakkan tembok sebuah gereja Katolik di Beirut untuk menciptakan jalur menuju bank di sebelahnya, Bank of British Middle East. Mereka bahkan membawa tukang kunci profesional untuk membantu membuka akses ke brankas.

Hasil rampasan itu luar biasa besar; uang tunai, emas, batu permata, sertifikat saham, dan berbagai barang mewah senilai US$44,5 juta pada saat itu—jumlah yang kini nilainya berlipat ganda. Tidak satu pun barang curian ditemukan kembali, dan para pelaku tidak pernah tertangkap.

Simak penelusuran kasusnya secara lengkap di sini: Kasus Perampokan Jenius Sekaligus Misterius di Tengah Perang Beirut.

7. Perampokan Northern Bank (2004)

Beberapa hari menjelang Natal di Belfast, dua manajer Northern Bank dan keluarga mereka diculik oleh kelompok kriminal yang menyamar sebagai polisi. Kedua manajer itu dipaksa datang bekerja seperti biasa, sementara keluarga mereka ditahan sebagai sandera. Saat bank tutup, para pelaku masuk dan mengambil uang sekitar £26,5 juta ditambah sejumlah mata uang asing.

Kasus ini tetap menjadi perampokan bank terbesar dalam sejarah Irlandia Utara. Meski penyelidikan besar-besaran dilakukan, hampir seluruh pelaku tak pernah ditemukan. Hanya satu orang yang diproses secara hukum, itu pun atas tuduhan pencucian uang yang berhubungan dengan kasus tersebut. Investigasi lengkapnya bisa dibaca di sini: Perampokan Northern Bank, Kejahatan Gila dan Misterius di Hari Natal.

6. Kasus Brink’s-Mat (1983)

Seorang penjaga gudang Brink’s-Mat dekat Bandara Heathrow, Anthony Black, membantu sekelompok perampok memasuki gedung dengan membuka akses keamanan. Awalnya, target para pelaku adalah uang tunai, namun mereka segera menemukan bahwa gudang itu menyimpan emas dan berlian dalam jumlah besar.

Total rampasan mencapai sekitar US$41 juta, menjadikannya salah satu kasus pencurian emas terbesar di Inggris. Meski banyak anggota sindikat yang tertangkap, sebagian besar emas tidak pernah ditemukan. Logam mulia itu diduga telah dilebur dan dimasukkan ke pasar gelap internasional. Simak investigasi selengkapnya di sini: Kasus Brink’s-Mat, Pencurian Emas Terbesar dalam Sejarah Kriminal Inggris.

5. Pencurian Banco Central Fortaleza (2005)

Kasus dari Brasil ini dicatat oleh Guinness World Records sebagai perampokan bank terbesar yang pernah terjadi tanpa kekerasan. Komplotan beranggota sekitar 25 orang menyamar sebagai pengusaha lanskap. Selama tiga bulan, mereka menggali terowongan sepanjang hampir 80 meter menuju lantai brankas Banco Central di Fortaleza.

Sesampainya di brankas, mereka berhasil membawa pergi uang tunai sebesar 160 juta real Brasil, atau setara US$71,6 juta saat itu. Pengungkapan kasus ini sangat rumit; hanya delapan orang yang ditangkap, dan hanya sekitar 20 juta real yang dapat ditemukan kembali. Investigasi lengkapnya bisa disimak di sini: Menggali Terowongan 80 Meter untuk Merampok Brankas Bank Sentral.

4. Perampokan Depot Securitas (2006)

Perampokan terbesar dalam sejarah Inggris ini berlangsung sangat dramatis. Seorang pria diam-diam merekam kondisi dalam kantor Securitas di Kent, kemudian kelompok perampok menculik manajer cabang dan menyekap keluarga manajer sebagai cara memaksa kerja sama.

Manajer itu kemudian dibawa ke gudang, dan dipaksa membuka akses brankas. Para perampok pergi dengan membawa uang tunai sekitar US$83 juta. Beberapa anggota geng akhirnya ditangkap, termasuk seorang penata rias profesional yang membuat topeng penyamaran untuk aksi tersebut—yang kemudian menjadi salah satu saksi kunci. Penelusuran lengkapnya bisa diikuti di sini: Kasus Depot Securitas: Anak Istri Disandera, Pegawai Bank Diajak Merampok.

3. Perampokan Knightsbridge Safe Deposit Centre (1987)

Valerio Viccei, kriminal asal Italia yang telah melakukan puluhan perampokan bersenjata, pindah ke London dan merencanakan aksi besar lainnya. Ia dan seorang komplotan masuk ke pusat deposit dengan pura-pura menyewa kotak penyimpanan. Setelah berada di ruang brankas, mereka mengeluarkan senjata dan menahan manajer serta petugas keamanan.

Pintu depan ditutup dengan tanda “tutup”, sehingga komplotan lain bisa masuk dengan mudah. Mereka mengosongkan kotak-kotak deposit berisi uang dan barang berharga dalam skala besar. Viccei sempat melarikan diri ke Amerika Selatan, tetapi tertangkap ketika kembali ke Inggris untuk mengurus pengiriman mobil Ferrari kesayangannya.

Kisah ini menarik, dan cerita selengkapnya bisa disimak di sini: Valerio Viccei, Perampok Jenius yang Tertangkap Gara-gara Mobil Ferrari.

2. Perampokan Bank Dar Es Salaam (2007)

Perampokan besar-besaran terjadi di Baghdad terhadap Bank Dar Es Salaam, sebuah bank swasta yang menyimpan jumlah uang tunai dolar AS yang tidak biasa. Banyak pihak menduga bahwa para perampok adalah penjaga bank itu sendiri. Ada pula kecurigaan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak kepolisian, mengingat kelompok tersebut berhasil melewati pos keamanan di kota tanpa hambatan.

Nilai pasti rampasan tidak diumumkan secara resmi, namun diyakini sangat besar. Hingga kini, tidak ada informasi jelas mengenai pelaku maupun jejak uang tersebut. Penelusuran lengkapnya bisa diikuti di sini: Perampokan Bank Dar Es Salaam, Uang Jutaan Dolar Lenyap Tanpa Bekas.

1. Perampokan Bank Sentral Irak (2003)

Perampokan terbesar dalam sejarah dunia terjadi ketika rezim Saddam Hussein bersiap menghadapi invasi Amerika Serikat. Sehari sebelum perang dimulai, Saddam mengirimkan truk-truk besar ke Bank Sentral Irak. Putranya, Qusay Hussein, membawa selembar catatan tertulis tangan yang memerintahkan penyerahan sekitar US$1 miliar.

Uang itu diangkut ke dalam kendaraan dan dibawa pergi. Sebagian besar akhirnya ditemukan kembali selama penggerebekan pascaperang, namun kasus ini tetap memalukan—apalagi setelah terungkap bahwa sejumlah tentara Amerika yang ditugaskan menghitung uang curian justru mengambil sebagian untuk diri mereka sendiri. Sebanyak 35 tentara kemudian ditangkap atas pencurian tersebut.


Related

Peristiwa 16907484999823726

Posting Komentar

emo-but-icon

Terbaru

Banyak Dibaca

Ebook BSM

Mengapa Dunia Seperti Sekarang? 100 Peristiwa yang Membentuk Dunia Kita

Pernah bertanya-tanya, mengapa dunia seperti sekarang? Mengapa dunia terbagi-bagi dalam banyak negara? Mengapa ada orang-orang yang sangat k...

item